Terus Beri Diskon, Darimana Startup Indonesia Mendapat Uang?

Startup Indonesia terus bermunculan. Kesuksesan mendapatkan suntikan dana dari para investor hingga akhirnya bisa mendapatkan gelar perusahaan unicorn, atau perusahaan yang valuasinya di atas US$ 1 miliar.

Kesuksesan Traveloka, Tiket.com, Tokopedia, Gojek dan BukaLapak mendorong munculnya startup teknologi baru dengan konsep dan model bisnis yang mirip.

Bahkan kabarnya, sebelum tahun 2019 ini berakhir akan muncul satu lagi startup teknologi pendidikan yang meraih gelar unicorn baru. Disebut-sebut, Ruangguru bersiap meraih pendanaan mencapai US$ 1 juta dalam waktu dekat.

Investor SoftBank, disebut-sebut tertarik dengan model bisnis yang dikembangkan Ruangguru dan sedang dalam pembicaraan untuk menyuntikkan modal jutaan dolar dalam waktu dekat ini.

Baca Juga: Startup Pendidikan Ini Disebut Bakal Jadi Unicorn Baru Indonesia

Bila Anda perhatikan, rata-rata para startup tersebut gemar memberikan diskon untuk para penggunannya. Bahkan, tak kepalang tanggun diskon hingga 90 persen dalam bentuk flash sale.

Rutin juga, startup e-commerce memberikan cashback pembelian berupa deposit sejumlah uang dalam bentuk virtual yang akan disimpan dan hanya bisa digunakan untuk pembelanjaan di marketplace startup tersebut.

Bila startup-starup tersebut rajin memberikan diskon kepada penggunanya, darimana mereka mendapatkan uang? Dari beberapa sumber, Kodingin mengumpulkan jawabannya sebagai berikut:

Pendanaan Investor

Terus Beri Diskon, Darimana Startup Indonesia Mendapat Uang?

Pendanaan investor menjadi salah satu sumber uang startup. Rata-rata, startup menawarkan konsep model bisnis baru yang unik dan berpotensi sukses dimasa mendatang. Inilah yang membuat investor tertarik untuk membenamkan jutaan Dolar sebagai modal keikutsertaan kepemilikian.

Investasi jutaan Dolar dari investor ditukar dengan kepemilikan saham. Suatu saat, jika perusahaan startup melepas saham mereka kepada masyarakat melalui bursa efek, nilai saham awal yang dimiliki investor akan berlipat-lipat dan tentu memberi keuntungan dibanding modal awal yang digelontorkan.

Tak hanya berupa dana segar, investor juga menyuntikkan teknologi terkni yang mereka punya. Google misalnya, disebut-sebut menggunakan teknologi terkni Google Maps untuk GOJEK.

Selisih Penjualan

Startup travel yang menjual tiket pesawat, tiket kereta api, sewa kamar hotel dan berbagai paket perjalanan mendapat keuntungan dari selisih penjualan. Harga yang diberikan oleh penyedia jasa lebih murah dibanding dengan harga yang dijual kepada konsumen.

Dengan ribuan bahkan ratusan ribu transaksi, maka selisih penjualan ini menjadi salah satu pemasukan startup travel.

Fee atau Iuran

Memiliki puluhan ribu pengguna dan jutaan mitra jasa membuat startup memiliki daya tawar tinggi. Startup transportasi misalnya, mematok fee 20 persen dari nilai transaki mitra pengemudi dengan pengguna jasanya.

Contohnya, saat ada transaksi sebesar Rp 100.000 maka Rp 20.000 akan menjadi fee yang dikenakan oleh startup tersebut. Sedangkan mitra pengemudinya, mendapat Rp 80.000 dari nilai transaksi.

Dengan jutaan mitra dan transaksi perjalanan, bisa dihitung bukan berapa pemasukan startup teknologi transportasi dari skema ini?

Ruang Iklan

Mempunyai jutaan pageview tentu menjadi daya tarik tersendiri dari pengiklan. Nah, beberapa startup memanfaatkan area di aplikasi dan website mereka sebagai saran memasang iklan.

Tak hanya memasang banner atau foto produk, berbagai model tampilan juga dibuat agar iklan yang muncul tak membuat bosan. Contohnya, berupa quiz.

Analisis Data

Terus Beri Diskon, Darimana Startup Indonesia Mendapat Uang?

Analisis data pengguna adalah aset tak ternilai dari startup teknologi. Saat Anda memiliki analisis data lengkap tentang bagaimana perilaku pengguan, maka itu adalah aset tak ternilai.

Contohnya, sebuah startup memiliki data lengkap tentang kebiasaan penggunanya membeli makanan ayam goreng. Maka peluang kerjasama penjualan produk ayam goreng menjadi lebih besar. Gerai ayam goreng memberikan diskon khusus kepada pengguna startup, yang ujungnya mendongkrak penjualan.

Leave a Reply