Startup Pendidikan Ini Disebut Bakal Jadi Unicorn Baru Indonesia

Unicorn baru siap lahir di Indonesia. Startup teknologi pendidikan dengan nilai valuasi di atas US$ 1 miliar disebut-sebut segera menjadi unicorn baru.

Sebelumnya, Indonesia memiliki empat startup unicorn yang memiliki valuasi diatas US$ 1 miliar. Empat startup tersebut sukses memanfatkan masivenya penggunaan smartphone di Indonesia.

Ke-empat unicorn kreasi anak bangsa itu adalah Gojek di sektor transportasi dan layanan pengiriman barang dengan taksiran valuasi US$ 10 miliar.

Kemudian Tokopedia yang melayani e-commerce dengan taksiran valuasi US$7 miliar. Disusul dengan layanan online travel, Traveloka yang bernilai US$2 miliar. Dan startup unicorn ke-empat adalah Bukalapak yang juga melayani e-commerce dengan taksiran US$ 1 miliar.

Munculnya startup pendidikan menjadi unicorn baru, bukan tanpa alasan. Mahalnya bimbingan online, dibarengi keinginan orang tua memberi pendidikan terbaik untuk anaknya menjadi pendorong munculnya berbagai startup aplikasi pendidikan.

Beruntungnya, akses Internet khususnya di berbagai kota besar semakin lama semakin membaik. Ini membuat akses video pembelajaran yang menjadi bagian utama dari startup pendidikan makin mudah tayang.

Adalah Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara yang menyinggung unicorn baru di sektor pendidikan pada acara Google Cloud Summit di JIExpo, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Namun, Menteri Rudiantara enggan membeberkan rinci nama startup pendidikan yang bersiap meraih gelar unicorn. Ia hanya memberi secuil informasi, bahwa startup ini akan meraih pendanaan baru jutaan dollar dalam beberapa bulan kedepan.

Lalu, apa startup teknologi pendidikan Indonesia yang bersiap menjadi unicorn baru sebelum tahun 2019 ini berakhir?

Yuk bersama Kodingin, kita cari tahu bersama-sama.

Menyongsong Unicorn Baru Sektor Pendidikan

Startup Pendidikan Ini Disebut Bakal Jadi Unicorn Baru Indonesia
Startup teknologi pendidikan dengan nilai valuasi di atas US$ 1 miliar disebut-sebut segera menjadi unicorn baru

Di Indonesia, terdapat beberapa startup teknologi pendidikan. Mulai dari Ruangguru, yang menyasar pengguna siswa sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas.

Kemudian IndonesiaX yang menyediakan layanan kursus online terbuka jarak jauh atau Massive Open Online Courses (MOOCs) yang bekerjasama dengan beberapa universitas terkemuka di Indonesia.

Mirip dengan IndonesiaX, ada Harukaedu yang menyediakan platform perkuliahan jarak jauh dengan beberapa jurusan peminatan.

Dan startup pendidikan yang muncul dalam dua tahun terakhir ini adalah Arkademi. Arkademi, menawarkan berbagai macam kurus online dengan akses yang tak dibatasi. Menariknya, Arkademi juga menawarkan sertifikasi untuk beberapa kelasnya, seperti K3 dan kelas perpajakan.

CEO Arkademi yang juga pengamat teknologi di Indonesia mempunyai pandangan tentang besarnya potensi startup pendidikan di Indonesia. Ia menyebut, prioritas pemerintah pada sektor pendidikan memberi dorongan positif berkembangnya startup ini.

“Edutech yang memiliki competitive advantage untuk mengambil keuntungan atas visi pemerintahan lima tahun ke depan ini utamanya adalah mereka yang telah masuk di tahap pertumbuhan dan ekspansi,” tulis Hilman Fajrian melalui media sosial beberapa waktu lalu.

Menilik beberapa hal diatas, agaknya Ruangguru yang bersiap meraih mahkota unicorn US$ 1 miliar tahun 2019 ini.

Investor asal Jepang, SoftBank disebut-sebut tertarik dengan model bisnis yang dikembangkan Ruangguru dan sedang dalam pembicaraan untuk menyuntikkan modal jutaan dolar.

Menanggapi hal ini, CEO sekaligus pendiri Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara tidak membantah atau membenarkan. Melalui berbagai media nasional, Adamas Belva Syah Devara hanya mengisyaratkan bahwa perusahaannya tengah menggalang pendanaan dari dalam dan luar negeri.

Namun, gencarnya iklan Ruangguru di berbagai media nasional untuk meraih user baru menjadi tanda startup pendidikan ini bersiap membuat terobosan dan menunjukkan pertumuhan postif kepada calon investor.

Startup Pendidikan Cocok di Indonesia?

Startup Pendidikan Ini Disebut Bakal Jadi Unicorn Baru Indonesia
Startup teknologi pendidikan dengan nilai valuasi di atas US$ 1 miliar disebut-sebut segera menjadi unicorn baru

Sebagai negara kepulauan dengan bentang luas, Indonesia memiliki tantangan mengelola pendidikan. Untunglah, teknologi komunikasi dan Internet dapat menjadi terobosan baru.

Apalagi, Presiden Joko Widodo telah memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di periode ke-2 melalui penguatan kualitas SDM. Hal tersebut sudah tercermin dalam RAPBN 2020 ini.

Salah satu terobosan yang dilakukan untuk penguatan kualitas SDM dalah di bidang pendidikan. Diperkirakan, pemerintah dalam beberapa tahun kedepan akan mulai meningkatkan anggaran pendidikan, pengurangan dan insentif pajak kegiatan pendidikan, hingga investasi dana pemerintah untuk industri padat karya bidang pendidikan.

Baca Juga : Startup Unicorn dari Indonesia Ada 4, Bakal Muncul Unicorn Baru?

Ketika belanja pendidikan meningkat, maka idealnya akan diiringi dengan ketersediaan berbagai perusahaan rintisan baru. Penyedia jasa pendidikan akan makin banyak dan makin baik, termasuk education technology (edutech).

Bukan tidak mungkin dalam lima tahun ke depan akan lahir dua atau tiga unicorn Indonesia dari edutech. Patut kita tunggu ya, apakah Ruangguru akan menjadi unicorn baru Indonesia dari edutech.

Nah itulah Startup Pendidikan Ini Disebut Bakal Jadi Unicorn Baru Indonesia.

One comment

  1. […] Baca Juga: Startup Pendidikan Ini Disebut Bakal Jadi Unicorn Baru Indonesia […]

Leave a Reply