Belajar Golang #10 : Memahami 2 Seleksi Kondisi

Memahami 2 Seleksi Kondisi – Hai semunya berjumpa lagi pada tutorial belajar golang dengan mudah menggunakan bahasa Indonesia. Kali ini akan membahas “2 seleksi kondisi pada bahasa program Golang”.

Memahami 2 Seleksi Kondisi

Seleksi kondisi digunakan untuk memberikan suatu aturan alur kerja dapat di atur. Banyak sekali penggunaan seleksi kondisi dalam membuat suatu projek.

Salah satu bentuk seleksi kondisi yaitu untuk menyeleksi ujian tingkat nasional, dimana nilai terbaik akan di berikan sebuah piagam.

Di dalam program golang ada 3 seleksi kondisi yaitu :

  • If…Else…
  • Swicth…Case…

Seleksi kondisi dalam pemrograman sangat erat hubungannya dengan operator. Ketika sudah mempelajari materi operator maka akan lebih paham belajar seleksi kondisi pada bahasa golang.

Bahasa program golang tidak mendukung dengan seleksi ternary, seperti di PHP.

Seleksi Kondisi If…Else…

Kondisi If..Else.. seperti pada bahasa program lainnya,seperti PHP. Seleksi kondisi dapat dilakukan dengan beberapa cara implementasi, Seperti mencari benar salah.

Seperti nama seleksi kondisi, maka digunakan untuk membuat seleksi antara benar atau salah dengan tipe boolean(True/False).

Berikut ini format Kondisi If…Else

Contoh menggunakan Seleksi If…Else…

Setelah kita sudah tahu formatnya, saatnya implementasikan pada kode program golang dengan kode pogram yang bisa di lihat haslnya.

Berikut ini contoh seleksi kondisi :

Hasilnya :

Belajar Golang #10 : Memahami 2 Seleksi Kondisi

Kondisi di atas digunakan untuk menyeleksi sebuah nilai, ketika nilai lebih dari 7 maka akan menghasilkan seleksi kondisi benar, sedangkan salah maka akan mengasilkan kondisi salah.

Contoh di atas nilai awal yaitu 10, maka menghasilkan sebuah kondisi yang benar.

Bentuk lain seleksi kondisi if… else… pada golang dapat hanya dilakukan dengan satu variable saja. Dengan kondisi benar atau salah.

Variable kondisi itulah yang akan menentukan benar atau salah.

Contohnya :

Nilai x pada kode di atas false, maka hasil seleksi kondisi salah dan akan mencetak hasil “Anda tidak berada di Indonesia”.

Belajar Golang #10 : Memahami 2 Seleksi Kondisi

Seleksi Kondisi Switch…Case…

Seleksi kondisi swicth case juga berfungsi untuk memeriksa sebuah kondisi. Hanya sata fokus pada suatu nilai variable.

Sebagai contoh untuk memeriksa kondisi sebuah waktu yang digunakan untuk menentukan hasilnya siang atau malam.

Contoh lain juga dapat memeriksa suatu nilai mata pelajaran, digunakan untuk menentukan sebuah nilai dalam huruf.

Jika kondisi tidak terpenuhi maka akan ada nilai default yang dapat kita atur.

Format Kondisi :

Mari kita coba membuat switch… case..

Contoh Menggunakan switch… case...

Hasilnya :

Belajar Golang #10 : Memahami 2 Seleksi Kondisi

Hasilnya yaitu pada kondisi case ke dua yaitu 70, dengan mencetak tulisan “Nilai Anda B”. Ada 3 case dan default , ketika kondisi tidak semua terpenuhi maka akan akan mencetak nilai pada “default”.

Ketika kondisi ke dalam kondisi ke dua, maka tidak akan dit teruskan.

Namun bagaimana jika tetap ingin meneruskan ?

Di golang ada sebuah fungsi untuk switch yaitu fallthrough.

Contoh Kondisi Switch…Case… dengan fallthrough

Kondisi di atas akan benar ketika dalam case 70, agar setelah case 70 dapat diteruskan dapat menambah , fallthrough, agar kondisi selanjutnya juga tercetak.

Hasilnya :

Belajar Golang #10 : Memahami 2 Seleksi Kondisi

Perhatikan gambar di atas Kondisi ke 3 di tampilkan walau tidak sesuai dengan kondisi.

Nah, Begitulah cara menggunakan seleksi kondisi di bahasa program golang.

Baca Juga…

One comment

Leave a Reply