Tutorial Lumen #2 : Memahami Konsep Routing

Tutorial Lumen #2 : Memahami Konsep Routing – Halo semunya selamat datang di kodingin, situs belajar pemrograman yang menyediakan tutorial lumen secara lengkap. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan informasi tutorial mengenai routing di Lumen.

Memahami Konsep Routing di Lumen

Routing di lumen sedikit berbeda dengan routing di Laravel dalam segi penulisannya, namun dari fungsi routing pun sama.

Yuk kita mulai dari pengertian routing.

Pengertian Routing

Routing adalah suatu jalur awal ketika terdapat akses suatu URL dari halaman browser. Routing juga bisa di sebut rute. Routing akan menentukan tujuan dari nama routing tersebut.

Sebagai contoh akan memberikan jalur menuju controller, di cetak secara langsung maupun dapat juga di arahkan kepada halaman views.

Namun, biasa nya routing ini di arahkan ke dalam controller, kemudian controller akan melakukan proses berikutnya.

Jenis-jenis Method Routing

Berikut ini 6 routing yang dapat digunakan di Lumen.

  • GET
  • POST
  • PUT
  • PATCH
  • DELETE
  • OPTIONS

Cara membuat Routing di Lumen

Sebelum mengetahui cara menggunakan routing maka hal yang perlu di ketahui yaitu letak file untuk melakukan konfigurasi routing. Letak melakukan konfigurasi routing di folder routing/web.php.

Tutorial Lumen #2 : Memahami Konsep Routing
Tutorial Lumen #2 : Memahami Konsep Routing

Gambar file di atas, terdapat satu routing, dimana routing tersebut sebagai routing home ucapan selamat datang halaman lumen.

Yuk langsung saja kita buat, contoh implementasi routing kali ini akan menggunakan method GET, karena kita belum ada file views untuk melakukan Method POST, PUT maupun PATCH.

Silahkan buka file routes/web.php

Kemudian tambahkan kode beriikut ini :

Sekarang silahkan anda akses, dengan end point /hello, namun sebelumnya jangan lupa hidupkan lumen server nya ya.

Hasilnya :

Tutorial Lumen #2 : Memahami Konsep Routing

Perhatikan kode di atas, terdapat nama routing dengan kode /hello, /hello ini yang di akses di browser.

Sekarang mari kita latihan lagi membuat routing dengan parameter.

Routing dengan Parameter

Routing dengan parameter ini sering kali digunakan ketika data berupa data dinamis.

Berikut ini contoh routing dengan parameter :

Perhatikan kode di atas, untuk menggunakan routing dengan parameter dapat menambahkan nama parameter dimana di apit dengan tanda kurung kurawal.

Maka, hasilnya :

Tutorial Lumen #2 : Memahami Konsep Routing
Tutorial Lumen #2 : Memahami Konsep Routing

Perhatikan cara akses di atas, di belakang URI hello terdapat URI dengan nama didikprabowo, didikprabowo ini lah yang digunakan sebuah paramter. Kemudian parameter tersebut di cetak. Anda bisa mengganti paramter didikprabowo dengan teks lainnya.

Anda bisa melihat dokumentasi lengkap nya di https://lumen.laravel.com/docs/6.x/routing.

Sekian Tutorial Lumen #2 : Memahami Konsep Routing. Semoga Bermanfaat.

Baca Juga…

Leave a Reply