Belajar PHP OOP #9 : Memahami penggunaan Konstanta / Constant

Belajar PHP OOP #9 : Memahami penggunaan Konstanta / Constant – Halo semuanya selamat datang di kodingin : Tutorial Belajar PHP dengan konsep Object Oriented Programming.

Sekarang kita akan meneruskan dari tutorial PHP sebelumnya, materi kali akan membahas mengenai penggunaan konstanta, cara mengakses konstanta di dalam pemrograman PHP.

yuk kita bahas dari pengertian konstanta.

Pengertian Konstanta / Constant

Konstanta atau yang biasa di sebut constant yaitu sebauh identifikasi / identiifier yang digunakan untuk menyimpan sebuah nilai yang bersifat tetap.

Baca Juga : Belajar PHP OOP #8 : Static Property dan Static Method

Dari pengertian tersebut pasti akan muncul pertanyaan yaitu Apa bedanya konstanta dengan Variable ?

Perbedaan konstanta dengan variable terletak di dalam nilai nya. Variable nilai yang di definikasikan dapat berubah, sedangkan constant tidak dapat berubah / bersifat static.

Cara penulisan Konstanta

Konstanta sendiri di bagi menjadi 2 penulisan yaitu :

Cara ke 1 :

Deklarasi konstanta di atas bersifat global, artinya tidak dapat di simpan di dalam sebuah class apapun.

Cara ke 2 :

Penggunaan konstanta yang kedua ini dapat di simpan di dalam clas, sehingga dapat digunakan untuk menerapkan konsep OOP di PHP.

Cara menggunakan konstanta

Setelah kita tahu cara penulisan konstanta mari kita buat sebuh contoh penggunaan konstanta dan cara mengakses constant tersebut.

Baca Juga : Belajar PHP OOP #7 : Memahami Visibility / Access Modifier

Seperti biasanya, silahkan buat file PHP dengan nama Motor.php. Berikut ini kode program PHP nya :

Hasilnya :

Pink
2
Pink

Contoh di atas terdapat 2 definisi konstanta yaitu penyimpanan konstanta secara global dan di dalam class.

Untuk memanggil nilai constant dari luar class seperti halnya memanggil sebuah method dan property menggunakan keyword static yaitu Nama Class di ikuti titik dua sebanyak dua kali dan di ikuti dengan nama konstantanya (NamaClass::NamaConstant).

Perlu di ketahui bahwa contoh di atas memberikan nama sebuah konstanta dengan huruf besar, namun tidak wajib dengan huruf besar. Tujuan saya menulis sebuah konstanta dengan huruf besar biar membedakan dengan variable maupun property.

Magic Constant

Magic constant yaitu sebuah konstanta yang telah di buatkan oleh PHPny, artinya setiap nama constant mempunyai hasil nilai tetap yang telah di berikan nilai oleh PHP nya.

Konstanta nya magic ini dapat di akses dari manampun, baik dari dalam class maupun dari luar class.

Ada banyak magic constant di PHP. Berikut ini kumpulan magic constant di PHP serta contohnya :

__LINE__

Di gunakan untuk mencetak nomor baris dalam kode.

Contohnya :

Hasilnya :

Anda berada pada baris ke 2

__FILE__

Digunakan untuk mencetak lokasi penyimpanan file yang di jalankan.

Contohnya :

Hasil nya berbeda-beda setiap pengguna, karena setiap orang mempunyai folder yang berbeda-beda untuk meletakkan sebuah projek PHP.

__DIR__

Di gunakan untuk melihat direktori penyimpanan file PHP.

Contohnya :

Hasilnya setiap pengguna berbeda, tergantung lokasi untuk menyimpan file PHP nya.

__FUNCTION_

Di gunakan untuk mencetak nama sebuah fungsi.

Contohnya :

Hasilnya :

belajarPHP

__CLASS_

Di gunakan untuk melihat nama class yang di pakai.

Contohnya :

Hasilnya :

Belajar

__METHOD__

Di gunakan untuk melihat nama method.

Contohnya :

Hasilnya :

Belajar::belajarPHP

__NAMESPACE__

Di gunakan untuk melihat namescape.

Contohnnya :

Hasilnya :

Motor

Kesimpulan…

Constant / konstanta nya di PHP sangat berguna ketika nilai yang kita deklrasikan tidak berubah.

Sekian, kita sudah selesai mempelajari Tutorial PHP yang membahas pengertian kontstanta, Cara akses konstanta, cara menggunakan konstanta dan magic konstanta.

Baca Juga…

Leave a Reply