Belajar PHP OOP #13 : Pengertian dan Fungsi Autoloading pada PHP

Belajar PHP OOP #13 : Pengertian dan Fungsi Autoloading pada PHP – Halo semuanya berjumpa lagi di kodingin, situs yang membahas belajar pemrograman website dengan mudah. Pada kesempatan kali ini akan meneruskan materi mengenai tutorial PHP dengan konsep OOP ke 13.

Pada seri ke – 13 ini akan membahas mengenai pengertian dan fungsi autoloading di dalam pemrograman PHP.

Langsung saja kita bahas dari pengertian autoloading.

Pengertian Autoloading

Autoloading merupakan salah satu konsep OOP di dalam pemrograman PHP yang digunakan untuk memanggil file lain secara otomatis.

Autoloading ini sebagai pengganti ketika menggunakan perintah (keyword) reuqire, required_once maupun menggunakan include.

Kenapa harus menggunakan Autoloading ?

Jika pengertian di atas membahas bahwa autoloading sebagai pemanggilan file lain, maka sebenarnya ketika kita membuat projek yang besar dengan menggunakan include maupun require dapat membuat projek kita kurang terstruktur dan kurang rapi. Apalagi jika di kerjakan bersama-sama TIM.

Fungsi Autoloading

Autoloading berfungsi untuk memanggil file yang di pisahkan, latihan sebelumkan kita membuat class dalam satu file. Nah untuk menangani banyak module maka sebaiknya setiap class terhadap object harus di pisahkan.

Dengan memisahkan file-file PHP akan membuat kode kita lebih bersih, tapi dan terstruktur. Selain itu lebih mudah dalam mencari kesalahan (error) / proses debuging.

Oke, selanjutnya mari kita terapkan autoloading ini dalam program PHP kita.

Membuat dan menggunakan Autoloading

Ketika kita akan menggunakan konsep autoloading, sebagaiknya harus mempunya file lebih dari satu. Kita semua tahu bahwa ketika memanggil projek di PHP file yang di cari pertama pada file index.php. Maka file index.php harus ada.

Selain index.php maka di buat file dimana file tersebut berupa class yang mengacu pada sebuah object yang ingin di buat.

Latihan kali ini saya akan membuat dalam bentuk 2 bentuk, dimana bentuk pertama menggunakan require dan yang kedua menggunakan autoloading.

Langsung saja siapkan file dengan nama : index.php, Post.php dan Category.php

Menggunakan Require

Berikut ini kodenya :

index.php

Post.php

Category.php

Hasilnya :

Category : Berita, Title : Ini Judul nya, Isinya : Ini Isi nya

Perhatikan kode di atas, pada file index.php terdapat kode yang berfungsi untuk memanggil file Post.php dan Category.php dimana hal itu digunakan agar dapat memanggil class dan method pada class tersebut.

Dengan menggunakan require ketika file nya lebih dari 10 maka harus menuliskan 10 kali juga. Nah atas dasar itu sebagai alternatifnya dapat menggunakan autoloading.

Menggunakan Autoloading

Masih menggunakan kode di atas hanya saja pada file index.php nya di ganti dengan kode di bawah ini :

index.php

Hasilnya sama seperti menggunakan require. Perhatikan kode di atas dengan menggunakan keyword spl_autoload_register kita dapat memanggil semua class dengan mekanisme yang kita inginkan.

Sebagai contoh di atas yaitu memanggil file yang di tandai dengan ekstensi .php pada akhir file.

Cukup mudah bukan ?

Apabila anda sampai pada tutorial ini dan tidak mengerti maka pada class Category dan Post maka sebaiknya pelajari materi :

Kesimpulan…

Autoloading digunakan untuk memanggil file dengan keadaan yang telah di tentukan, baik dengan satu file maupun banyak file dengan banyak file sekaligus. Selain itu autoloading juga berperan untuk menghemat penulisan kode di PHP.

Semoga bermanfaat.

Untuk pembaca setia kodingin.com yang ingin belajar pemrograman web dari dasar hingga mahir terdapat daftar isinya. Bisa anda dapatkan di Daftar Isi Belajar Pemrograman Web Gratis.

Leave a Reply