Tutorial Lumen #1 : Pengenalan dan Cara Install Lumen

Tutorial Lumen #1 : Pengenalan dan Cara Install Lumen – Halo semuanya selamat datang di kodingin : tutorial pemrograman web menggunakan bahasa Indonesia.

Mulai saat ini kodingin akan membahas mengenai framework Lumen mulai dari pengertian sampai berlanjut pada tutorial selanjutnya.

Sebagai pengetahuan dasar di awal mari kita mulai dulu pengertian lumen.

Pengertian Lumen

Lumen adalah salah satu micro framework PHP yang di miliki oleh framework Laravel. Lumen di buat oleh pengembang laravel untuk membuat projek yang skala nya lebih kecil agar lebih ringan. Perlu di ketahui di laravel banyak banget library yang tidak semuanya kita pakai sehingga membuat ukuran lebih besar.

Di lumen memangkas library yang ada di laravel, sehingga kecepatan lumen tendiri lumayan lebih cepat dari pada laravel.

Lumen sendiri meng-klaim bahwa kecepatan yang di miliki lebih cepat di bandingkan framework PHP lain nya seperti slim dan silex. DImana lumen mampu menangani 1900 permintaan dalam setiap detik.

Lumen tidak asal mengklaim namun melakukan pengujian, diaman yang di uji adalah slim dan silex. Slim mampu menangani 1800 permintaan sedangkan silex 1000 permintaan (Request).

Fungsi Lumen

Secara umum lumen digunakan untuk membuat web services REST API dengan serialisasi nya menggunakan data JSON.

Pembuatan web service di lumen sangat lah mudah, karena dari awal di desain emang digunakan untuk membuat REST API.

Namun, Lumen juga dapat digunakan untuk membuat website pada umum nya, misalnya membuat sistem informasi. Namun kendalanya kembali lagi pada tujuan lumen di buat. Ketika lumen untuk membuat aplikasi website maka library nya kuuang begitu lengkap.

Fitur yang ada di Lumen

Secara garis fitur di lumen hampir mirip di Laravel, berikut ini beberapa fitur lumen yang menarik untuk di coba :

  • Routing
  • Middleware
  • Controller
  • Authentication
  • Cache
  • Dataabase
  • Queues
  • Event
  • Unit Test
  • dan Lainnya.

Berdasarkan fitur di atas tidak menunjukan fitur query ke dalam database, namun tenang lumen sendiri walaupun di dokumentasi nya tidak di tuliskan seperti fitur Elequent ORM namun dapat digunakan dengan syarat harus mengaktifkan pengautran yang ingin digunakan.

Cara Install Lumen

Syarat untuk menginstal Lumen yaitu di PC / Laptop yang digunakan harus sudah terinstall composer. Jika belum silahkan instal composer nya terlebih dahulu.

Perlu di ketahui bahwa untuk menginstall Lumen terdapat 2 cara yaitu menggunakan Via Lumen Installer maupun menggunakan Via Composer Create-Project.

Namun yang lebih sering kita pakai yaitu menggunakan Via Composer Create-Project.

Yuk kita mulai.

Pertama kali silahkan buka terminal kalian dan pastikan anda berada di folder dimana folder tersebut digunakan untuk membuat projek. Tidak ada syarat yang mengharuskan lumen harus di install di mana.

Sebagai contoh di Laptop saya akan di install di /home/didik/Workspace/public_html.

Kemudian ketikkan :

Setelah anda ketikkan perintah di atas, maka akan di lakukan donwload repository lumennya. Silahkan di tunggu. Lama tidaknya proses instalasi ini tergantung koneksi internet anda.

Tutorial Lumen #1 : Pengenalan dan Cara Install Lumen
Pengenalan dan Cara Install Lumen

Gambar di atas menunjukkan bahwa PC sedang mengunduh repository lumen.

Setelah selesai maka terdapat folder dengan nama folder yang anda ketikkan ketika meninstall Lumen, contoh di atas nama projeknya yaitu belajarLumen.

Sekarang mari kita lihat struktunya :

Tutorial Lumen #1 : Pengenalan dan Cara Install Lumen
Pengenalan dan Cara Install Lumen

Gambar di atas merupakan direktori projek lumen yang di install, untuk melihat versi lumen nya bisa di lihat di file composer.json pada field laravel/lumen-framework. Saat ini saya menginstall lumen yang terbaru yaitu 6.0.

Menjalankan Lumen

Lumen sepertii Laravel di mana memiliki build server di halaman browser, sehingga dalam proses development anda tidak perlu menggunakan webserver lagi.

Untuk menjalankan projek lumen nya pastikan sudah berada di direktory lumen, selanjutnya ketikkan perintah :

Perintah di atas terdapat angka 8000, artinya lumen berjalan pada port 8000. Port tersebut juga dapat di ganti, misalnya ingin di ganti 9000. Ini bisa di lakukan.

Hasil dari perintah di atas yaitu :

Jika sudah silahkan buka di browser dengan URL http://localhost:8000.

Maka hasilnya adalah tampilan teks dengan tulisan :

Lumen (6.0.3) (Laravel Components ^6.0)

Mudah bukan ?

Anda bisa membac dokumentasi resinyaa lumen di https://lumen.laravel.com/docs/6.x/.

Sekian Pengenalan dan Cara Install Lumen.

Semoga Bermanfaat.

One comment

  1. Terima kasih banyak tutorial membuat aplikasi Lumen dari awalnya! Sangat membantu. God bless you!

Leave a Reply