Belajar Golang #3 : Lingkungan Kerja dan Istilah-istilah di Golang

ingkungan Kerja dan Istilah-Istilah di Golang

Lingkungan Kerja dan Istilah-Istilah di Golang – Hallo “sahabat kodingin” berjumpa lagi pada seri ketia tutorial belajar pemrograman Golang menggunakan Bahasa Indonesia.

Sebelumnya kita sudah berhasil menginstall Golang di semua sistem Operasi.

Lingkungan Kerja dan Istilah-Istilah di Golang

Pada Tutorial ketiga ini kita akan membahaLingkungan Kerja dan Istilah-Istilah di Golang yang perlu anda ketahui.

Sedikit bercerita, ketika dulu saya belajar golang bingung dengan struktur folder dan Lingkungan Kerja yang dapat digunakan di Golang. Setelah saya membaca dokumentasi nya baru saya menemukan pencerahan terhadap lingkungan kerja di Golang.

Maka dari itu saya akan kupas fungsi setiap Lingkungan Kerja dan Istilah-Istilah di Golang.

Variabel Istilah-istilah di Golang

1. GOROOT

GOROOT adalah folder dimana berisi hasil instalasi file Golang. Misalnya di Linux yang terletak di /usr/lokal. Golang dapat digunakan ketika terdapat GOROOT.

2. GOBIN

GOBIN adalah Lokasi untuk meletakkan file Binari dari build projek File Golang.

3. GOOS

GOOS adalah folder yang digunakan untuk mengkhususkan sistem operasi yang di gunakan

4. GOARCH

GOARCH adalah folder yang digunakan untuk mengkususkan / mensesifikasi arsitektur yang berupa proccessor. Parameter pada struktur folder ini tidak wajib di berikan.

5. GOPATH

GOPATH adalah folder yang digunakan untuk menaruh file / folder projek kita. Jika menggunakan XAMPP untuk menjalankan file PHP ibaratnya htdocs nya Golang.

Setup Lingkungan Kerja / Workspace di Golang / GOPATH

Jika pada instalasi golang pada tutorial sebelumnya kita sudah melakukan export dan menentukan folder di GOPATH. Maka kali ini saya akan perjelas seperti apa lingkungan kerja di Golang

Lokasi GOPATH ini dapat di letakkan di manampun, asalkan mengexport Folder tersebut.Perlu di ketahui untuk mengexport GOPATH tidak boleh sama dengan variabel folder GOROOT.

Setelah Golang mengenali Letak GOPATH kita selanjutnya kita harus membuat 3 folder yang berada di dalam GOPATH yaitu src, bin dan pkg.

  • src, digunakan untuk meletakan file projek yang kita buat.
  • bin, berisi file executable dari build dari projek golang.
  • pkg, Berisi hasil kompilasi ketika kita menggunakan perintah go.

Untuk membuat folder menggunakan terminal dapat mengetikan perintah

Di golang untuk membuat projek di dalam folder src, namun tidak tepat di dalamnya langsung pada folder tersebut.

Golang merekomendasikan untuk membuat folder dengan nama sebuah version control system di ikuti dengan nama folder bebas (sebaiknya nama akun version control system anda jika punya), misalnya gitlab.com walaupun anda tidak menggunakan akun gitlab. Jika tidak mempunyai version control silahkan bikin folder dengan nama bebas di dalam folder version control system.

Struktur folder dengan membuat nama folder dengan nama version controll ini sebearnya tidak wajib namun di rekomenasikan.

Sebagai contoh saya membuat folder dengan nama github.com dan di dalam folder github.com saya membuat folder dengan nama kodingin.

Nah, di dalam folder kodingin tersebut nantinya sebagai file projek yang saya gunakan.

Di folder kodingin inilah kita dapat membuat folder sesaui nama projek yang sedang di kerjakan.

Sekarang kita lihat struktur folder GOPATH kita.

Pastikan anda membuat struktur folder denan tepat, anda dapat menggunakan struktur folder di atas ataupun mengubahnya pada folder dengan nama kodingin.

Cara Melihat Environment pada Golang

Ada 2 cara untuk melihat di Golang.

Cara pertama dengan memeriksa satu-satu berdasarkan variabel yang telah di tentukan. Misalnya saja anda akan melihat letak GOPATH anda, maka dapat mengetikan perintah berikut ini di terminal.

Maka akan muncul letak GOPATH anda.

Cara kedua dengan melihat semua Environment di Golang, silahkan ketikan perintah di bawah ini di terminal.

Contoh Hasilnya.

Kesimpulan…

Untuk membuat projek baru kita dapat membuat folder dengan nama sebuah nama version control system di ikuti dengan nama akun version control system. Setelah itu baru membuat nama folder sesuai projek yang sedang di kerjakan.

Baca Juga…

Avatar
Didik
Saya Seorang Developer khususnya pada Bidang Website menggunakan Sistem Operasi Linux dan menyukai Pemrograman Website dan System Administrator. Selain itu saya pemilik website kodingin.com.

One comment

  1. […] Belajar Golang #3 : Lingkungan Kerja dan Istilah-istilah di Golang […]

Leave a Reply