Mempelajari Konsep Sistem Informasi dalam 10 Menit

Konsep Sistem Informasi
Konsep Sistem Informasi

Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pemrosesan data dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih bermakna bagi penerima yang menggambarkan peristiwa nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu peristiwa dan kesatuan yang nyata.

Peristiwa (event) adalah sesuatu yang terjadi pada waktu tertentu. Kesatuan nyata (fakta) adalah dalam bentuk objek nyata seperti tempat, objek dan orang yang benar-benar ada dan benar-benar terjadi.

Misalnya, informasi “menabrak” adalah informasi yang tidak jelas. Informasi ini hanya menjelaskan suatu peristiwa, yang macet.

Persatuan yang nyata, yaitu, apa yang terkena, oleh apa dan di mana itu tidak dijelaskan oleh informasi itu. Agar informasi menjadi lebih berguna dan lebih bermakna bagi penerima, harus dibaca “Cyndi mengendarai mobil dan menabrak tiang listrik di Desa Petanjungan pagi ini”

Mempelajari Konsep Sistem Informasi dalam 10 Menit

Menurut Barry E. Cushing, informasi didefinisikan sebagai hasil dari pemrosesan data yang terorganisir dan berguna bagi orang atau pihak yang menerimanya.

Informasi dikatakan bermanfaat jika memiliki kualitas yang baik dalam membantu seorang manajer dalam mengambil keputusan dan dapat menentukan kebijakan untuk mencapai tujuan organisasi.

Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi menggunakan perangkat keras dan lunak komputer, prosedur manual, model dan basis data manajemen.

Sistem informasi juga dapat diklasifikasikan sebagai sistem informasi formal dan informal. Tujuan dari sistem informasi formal adalah sistem informasi yang memiliki prosedur dan kebijakan yang ditulis dalam dokumen, contoh undang-undang pajak penjualan elektronik.

Sedangkan sistem informasi informal adalah sistem informasi yang memiliki prosedur dan kebijakan yang bukan merupakan dokumen tertulis.

Contoh pemberian diskon yang tidak terduga pada penjualan peralatan elektronik. Karakteristik yang harus dimiliki oleh SI adalah:

  • Pemrosesan informasi yang efektif
  • Manajemen informasi yang efektif
  • Kecekatan
  • Kepuasan pengguna

Pengertian Teknologi Informasi

Istilah teknologi informasi (Teknologi Informasi atau TI) menjadi populer di akhir 1970-an. Di masa lalu, istilah teknologi komputer atau pemrosesan data elektronik atau PDE (Electronic Data Processing atau EDP). Istilah teknologi sering dikacaukan dengan istilah sistem informasi itu sendiri dan terkadang menjadi bahan perdebatan.

Beberapa menggunakan istilah teknologi informasi untuk menggambarkan sekumpulan sistem informasi, pengguna, dan manajemen.

Pendapat ini menggambarkan teknologi dalam perspektif yang luas. Namun, jika berdasarkan definisi sistem informasi menurut Alter, teknologi informasi hanyalah bagian dari sistem informasi. Peran teknologi informasi dalam aktivitas manusia saat ini memang sangat besar.

Teknologi informasi telah menjadi fasilitator utama untuk kegiatan bisnis, berkontribusi besar terhadap perubahan mendasar dalam struktur, operasi, dan manajemen organisasi. Berkat teknologi ini, berbagai fasilitas dapat dirasakan oleh manusia.

Secara garis besar, dapat dikatakan bahwa:

  1. Teknologi informasi menggantikan peran manusia. Dalam hal ini, teknologi informasi mengotomatiskan tugas atau proses.
  2. Teknologi memperkuat peran manusia, yaitu dengan menghadirkan informasi untuk suatu tugas atau proses.
  3. Teknologi informasi berperan dalam restrukturisasi peran manusia. Dalam hal ini, teknologi berperan dalam melakukan perubahan pada serangkaian tugas atau proses.

Banyak perusahaan berani melakukan investasi sangat tinggi dalam teknologi informasi. Alasan paling umum adalah kebutuhan untuk mempertahankan dan meningkatkan posisi kompetitif, mengurangi biaya, meningkatkan fleksibilitas dan respons.

Komponen Model Sistem Informasi

Informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi, berasal dari data yang diambil dari database, yang diproses melalui model-model tertentu.

Model yang digunakan dalam sistem informasi dapat berupa model logika yang menunjukkan proses perbandingan logika atau model matematika yang menunjukkan proses perhitungan matematis. Ada 2 jenis model yang dapat digunakan untuk menghasilkan laporan.

Model pertama, model logika untuk memilih item mana yang harus dipesan kembali. Item yang harus dipesan kembali adalah unit yang tersisa yang lebih kecil atau sama dengan titik rekaman. Model ini akan diprogram dan akan muncul di program untuk mencetak algoritma lapora

Model kedua, yang harus digunakan adalah model matematika untuk menghitung unit yang harus dipesan, misalnya, menonton barang atau pakaian dengan 7 unit yang harus dipesan lagi.

Kontrol aplikasi pada umumnya adalah kontrol yang telah diprogram dalam perangkat lunak. Kontrol aplikasi termasuk kontrol angka kontrol, pemeriksaan wajar, pemeriksaan kecocokan, kontrol kontrol batch, dll. Sistem adalah bentuk integrasi antara satu komponen dan komponen lainnya karena sistem memiliki target yang berbeda untuk setiap kasus yang terjadi dalam sistem.

Oleh karena itu sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang. Misalnya sistem yang bersifat fisik, buatan manusia, pasti, dan terbuka.

  1. Sistem Fisik: Sistem informasi memiliki komponen fisik.
  2. Sistem Buatan Manusia: Sistem informasi dirancang dan dibuat oleh analis atau pengguna sistem.
  3. Sistem pasti: Hasil dari sistem informasi adalah informasi yang merupakan hasil yang telah dirancang dan ditentukan sesuai dengan pengguna.
  4. Sistem Terbuka: Sistem informasi yang terkait dengan lingkungan luar. Lingkungan di luar sistem informasi dapat menjadi sesuatu di luar sistem informasi tetapi masih dalam lingkungan perusahaan atau sesuatu di luar lingkungan perusahaan.

Sekian Konsep Sistem Informasi dalam 10 Menit.

Semoga Bermanfaat.

Baca Juga :

Avatar
Didik
Saya Seorang Developer khususnya pada Bidang Website menggunakan Sistem Operasi Linux dan menyukai Pemrograman Website dan System Administrator. Selain itu saya pemilik website kodingin.com.
Leave a Reply