Belajar PHP OOP #5 : Memahami Inheritance / Pewarisan

Belajar PHP OOP #5 : Memahami Inheritance / Pewarisan – Halo semuanya berjumpa lagi dengan kodingn, tutorial belajar OOP di PHP. Kali ini akan melanjutkan dari tutorial Belajar OOP sebelumnya.

Pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai konsep dan implementasi pewarisan pada bahasa pemrograman PHP.

Sebelum melanjutkan belajar mengenai pewarisan, bagi anda yang belum mengerti mengenai class dan method saya sarankan untuk belajar mengenai Property dan Method pada Class, karena mempunyai hubungan yang sangat erat.

Inheritance yakni salah satu konsep dasar dari pemrograman menggunakan konsep OOP yang penting untuk membuat website.

Pengertian Pewarisan / Inheritance

Inheritance adalah teknik menghubungkan class secara hierarki antara child class denngan parent class, dimana child class akan mewarisi dari class parentnya.

Analaoginya kita sebagai anak dari kedua orang tua di anggap sebagai child, kita mewarisi sifat dan karakter orang tua kita. Dan yang dapat di lakukan oleh kita yaitu mengembangkannya.

Dengan menggunakan konsep pewarisan di PHP dapat mendapatkan data antar class, baik di property maupun data yang ada di dalam method yang visible.

Cara Menggunakan Inheritance

Sebelum membuat class turunannya harus mempunya class utama / parent, kemudian class turunannya / child menggunakan keyword “extends” untuk mewarisi dari class utamanya / parent.

Sehingga bentuknya seperti ini :

Kode diatas merupakan konsep sederhana penulisan kode menggunakan konsep inheritance.

Sebagai contoh selanjutnya dengan studi kasus sebuah object motor, motor mempunya banyak property dan method. Namun ada kalanya terdapat motor yang berbeda, misalnya saja motor sport yang artinya harus menambah property baru di dalam class MotorSport.

Langsung saja kita buat kode nya :

Motor.php

Hasilnya :

Motor Sedang Berjalan…
Turbo di Aktifkan…

Perhatikan kode di atas, terdapat class bernama motor yang memiliki beberapa property dan satu method dengan jalan(). Pada class MotorSport mewarisi class Motor di tandai dengan memperluas cakupannya dengan keyword “extends“.

Setelah itu class MotorSport di instansiasikan di tandai dengan kode $motor = new MotorSport(). Setelah itu variable motor akan memanggil method yang ada di dalam parent class yaitu jalan(). Artinya bahwa kita dapat memanggil method di class yang di warisi / parent.

Baca Juga : Hal-hal yang wajib kamu kuasa menjadi Backend Developers

Setelah itu object motor akan memanggil method di dalam class MotorSport dengan nama setAktifTurbo(). Di dalam method tersebut mengubah nilai property $turbo menjadi TRUE.

Cukup mudah bukan ?

Perlu di ketahui bahwa kita dapat membuat banyak class turunan terhadap class parentnya, walaupun class parentnya tersebut di anggap sebagai child oleh class di atasnya / parentnya.

Langsung saja kita buat contoh latihan menggunakan pewarisan di PHP

Motor.php

Hasilnya :

Pengguna : Didik Prabowo
Motor Sedang Berjalan…
Turbo di Aktifkan…

Perhatikan kode diatas, bahwa class yang di intance dalam variable motor adalah pengguna. Pengguna sebagai child class dari class parent MotorSport, sedangkan class MotorSport sebagai child dari class Motor.

Kesimpulan…

Pewarisan di PHP sangat cocok digunakan ketika data tersebut mempunyai banyak cabang jenis dan mempunyai data yang dinamis. Perlu di ketahui penggunaan child dan parent dapat di lakukan secara turun menurun. Bukan hanya sebatas satu child dan satu parent.

Selesai… itulah tutorial belajar PHP yang membahas Inheritance / Pewarisan dalam OOP.

One comment

  1. […] Pada kesempatan kali ini akan meruskan lanjutan tutorial dari sebelumnya yaitu Belajar PHP OOP #5 : Memahami Inheritance / Pewarisan. […]

Leave a Reply