Hal-hal yang wajib kamu kuasa menjadi Backend Developers

Seorang programer atau bahasa kerennya developers khususnya berbidang website dibagi atas 2 pembagian yaitu backend dan frontend. Namun kali ini saya tidak akan membahas mengenai perbedaan backend dan front end, melainkan teknologi yang harus kamu ketahui ketika ingin menjadi backend developers software. Perlu di ketahui backend berjalan di sisi belakang, ibarat rumah makan backend ini tukang masak di dapur untuk disajikan.

Untuk menjadi seorang backend developers tentunya harus mengerti akan teknologi yang digunakan. Teknologi pokok yang perlu dikuasai yaitu mengenai bahasa pemrograman dan database/basis data.

Mari kita bahas satu per satu hal-hal apa yang wajib kamu ketahui untuk menjadi seorang backend developers.

Langkah pertama yaitu anda harus memilih salah satu bahasa pemrograman yang harus dikuasai. Bahasa pemrograman sendiri dibagi menjadi 3 yaitu

  • Scripting yang meliputi bahasa pemrograman Python, Ruby, Node JS dan PHP
  • Functional yang meliputi bahasa pemrograman Elixir, Scala, Erlang, Clojure, Haskel, Java dan .NET
  • Other yang meliputi bahasa Golang dan RUST.

Silahkan anda tentukan salah satu bahasa yang ingin anda kuasa terlebih dahulu, mayoritas developers banyak yang tertarik menggunakan bahasa program PHP. Ketika sudah dirasa menguasai PHP maka dapat belajar bahasa pemrograman lainnya, misalnya python.

Bukan hanya sebatas bahasa pemrograman aja, namun ada kalanya anda mencoba menggunakan framework. Framework sendiri merupakan kerangka kerja yang sudah jadi. Banyak framework yang tersedia untuk digunakan, di bawah ini daftar beberapa framework menurut bahasanya.

  • PHP : Codeigniter, Laravel, Lumen, Symfony, Yii2, CakePHP dan lainnya
  • Python : Flask , Django , Bottle,Pyramid,Tornado dan masih banyak lagi.
  • Ruby : Ruby on rails, nyny, grape dan masih banyak lagi.
  • Elixir : Phoenix, Server, Sugar, Plug, Trot dan masih banyak lagi.
  • Golang : Gin, Echo, Macaron, Iris, Revel, Beego dan masih banyak lagi.

Framework yang saya sebutkan diatas belum semuanya, masih banyak lagi framework hebat lainnya. Lain kali saya akan bahas mengenai masing-masing framework yang terkenal dan banyak yang memakainya.

Di kuti dari situs https://www.kelltontech.com , ada 7 Framework terbaik pada 2019 yang perlu anda coba.

Hal-hal yang wajib kamu kuasa menjadi Backend Developers

Gambar di atas menunjukan jumlah yang melihat, memberi bintang dan mem fork di repository nya sendiri. Data tersebut diambil dari repository githubnya berdasarkan namanya.

Hal-hal yang wajib kamu kuasa menjadi Backend Developers

Silahkan anda pelajari bahasa yang ingin di pelajari di atas dan membuat suatu produk/ studi kasus tertentu untuk mempertajam penguasaan bahasa yang ingin anda pelajari.

Hal berikutnya yang perlu dipelajari untuk menjadi seorang backend developers yaitu database. Database sendiri digunakan untuk menyimpan kumpulan data, baik berupa text maupun number. Database sendiri pun di bagi menjadi 2 yaitu

  • SQL : MySQL, Maria DB, PostgreSQL dan lainnya.
  • NoSQL : MongoDB,RethinkDB, Casandra dan lainnya.

2 jenis database sendiri mempunyai karakter yang berbeda, MySQL sendiri lebih menggunakan pendekatan relasi database sedangkan NoSQL menggunakan basis embeded dokumen. Hal dasar yang perlu dipelajari yaitu database SQL yaitu MySQL, database yang satu ini menjadi populer di kalangan developers. Perlu di ketahui 2 database di atas menggunakan penyimpanan memory, jadi semua isi data disimpan di dalam memory.

Selain itu juga ada database yang di simpan di memory contohnya yaitu Redis, Cara kerjanya pun berbeda ketika penyimpanan di disk. Database ini biasanya digunakan sebagai caching sebuah halaman website.

Hal selanjutnya yang perlu dipelajari apalagi ?

Hal Berikutnya yaitu perlu mempelajari sedikit infrastruktur website bisa berjalan, contohnya web server. Anda juga perlu untuk mengetahui dan menguasai web server, web server yang banyak digunakan yaitu Nginx, Apache, IIS dan lainnya. Setiap bahasa mempunyai web server yang tepat. misalnya bahasa pemrograman nya menggunakan PHP maka cocok menggunakan nginx.

Implementasi pembuatan aplikasi oleh Backend Developers

Yang saya jelaskan di atas merupakan teori mengenai apa yang perlu dipelajari, nah tidak cukup rasanya apabila tidak di dukung implementasi yang jelas. Implementasi artinya pembuatan suatu aplikasi berbasis web tentunya.

Sebagai contoh backend developers bertugas untuk membuat layanan service API, yang dimaksud disini service mengenai programming bukan pada sysadmin. API nantinya akan digunakan oleh frontend sebagai acuan datanya. Ketika kita membuat API tentunya perlu penyimpanan yaitu dengan database.

Lingkup pembuatan API mempunyai karakter yang berbeda yaitu bersifat private maupun publik. Ketika API yang dibuat private maka harus menggunakan JWT, apa itu JWT ? JWT digunakan sebagai akses untuk mengijinkan akses tertentu, misalnya ketika menggunakan API Raja Ongkir maka kita harus menggunakan Secretnya agar dapat mendapatkan data yang diinginkan.

Di kutip dari https://github.com/kamranahmedse/developer-roadmap , maka dibawah ini merupakan roadmap untuk menjadi seorang backend developers.

Hal-hal yang wajib kamu kuasa menjadi Backend Developers

Sekian informasi Hal-hal yang wajib kamu kuasa untuk menjadi Backend Developers

Semoga bermanfaat. Terus Belajar dengan penuh semangat.

Leave a Reply