Belajar PHP OOP #14 : Cara menggunakan Namespace di PHP

Belajar PHP OOP #14 : Cara menggunakan Namespace di PHP – Halo semua berjumpa lagi di kodingin : situs belajar pemrograman website gratis menggunakan bahasa indonesia yang menyajikan dukungan konten berkualitas.

Pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai pengertian dan cara menggunakann namespace di dalam bahasa programa PHP yang menggunakan konsep OOP.

yuk kita mulai dari pengertian namesapcce.

Pengertian Namespace

Namespace adalah sebuah penamaan yang digunakan untuk mengelompokkan ke dalam package / folder sebagai sebuah identitas tersendiri.

Analoginya seperti ini, saya contohnya pada sekolahan sedang ada ujian. Di dalam ruangan terdapat banyak meja yang digunakan untuk menaruh apapun yang dilakukan oleh siswa, seperti pensil dan penghapus.

Namun di meja tidak tertulis nama siswanya sehingga siswa dapat menaruh barang di meja mana saja walaupun sudah identik dengan barangnya sendiri. Bayangkan jika ada barang yang sama, hal ini akan membinungkan tentunya.

Solusinya yaitu memberikan identitas di meja siswa, sehingga apapun barang yang di taruh di meja sudah pasti milik yang tertulis pada identitas tersebut.

Kenapa harus menggunakan Namespace ?

Di PHP sendiri tidak dapat membuat class yang sama. Jika banya satu orang yang membuat pasti akan ingat dan tidak akan membuat class dengan nama yang sama. Namun bagaimana jika bekerja dengan tim ?

Nah hal ini akan membingunkan tentunya, maka solosinya menggunakan namespace.

Selain itu namesapce yang digunakan sebagai identifier terhadap package dapat di lakukan untuk menggunakan package dari pihak ke tiga atau sering di sebut third party dimana untuk menginstall nya menggunakan composer maupun menaruh di folder vendor.

Yuk sekarang latihan membuat dan menggunakan namespace di PHP

Membuat dan menggunakan Namespace

Namespace terletak pada bagian paling atas dalam script PHP setelah tanda pembuat PHP. Format penulisan namespace seperti di bawah ini:

Namespace Nama\SubNama

dan cara memanggilnya / instansiasi yaitu

use Nama\Subname

Yuk sekarang kita buat latihan langsung menggunakan kode PHP.

Silahkan buat :

  • File dengan nama index.php
  • Folder dengan nama App yang di dalam terdapat file dengan nama User.php.

Berikut ini kode nya :

index.php

App\User.php

Hasilnya :

array(2) { [“name”]=> string(13) “Didik Prabowo” [“Website”]=> string(12) “Kodingin.com” }

Yuk kita bahas…

Terdapat file User.php yang berisi class static dimana terdapat name namespace App karena file User.php di dalam package App dimana penamaan namespace nya menggunakan kode :

Setelah itu pada file index.php di lakukan instansiasi menggunakan keyword “user” di tandai dengan penulisan kode :

Penamaan di atass menggunakan name alias, tapi juga dapat di lakukan tanpa menggunakan kode :

Setelah itu kita lakukan cetak dengan var_dump dimana penulisan kode tersebut memanggil static method yang ada di dalam file User.php pada namespace yang telah di panggil yaitu App.

Perlu di ketahui framework PHP rata-rata menggunakan namaespace untuk mempermudah manajemen projek. Contoh framework yang menggunakan namespace yaitu Laravel dan Lumen.

Kesimpulan…

Penggunaan namespace dalam pemrograman PHP yang menggunakan konsep OOP sangat di rekomendasikan untuk mempermudah menajemen projek dan struktur projek yang tidak membingungkan baik diri sendiri mupun bekerja sama dengan Tim.

Sekian Belajar PHP OOP #14 : Cara menggunakan Namespace di PHP. Semoga Bermanfaat.

Baca Juga…

Leave a Reply