Tutorial menggunakan HTTP Server pada Golang

Halo semua, Selamat datang kembali di situs didikprabowo.com. Kali ini admin mau berbagi mengenai pemrograman golang. Bagi temen-temen developers website pasti tidak asing lagi dengan bahasa pemrograman Golang. Salah satu bahasa program yang sangat keren dengan tipe static type dan compiler mode.

Sebelum melajutkan , admin ingin meminta maaf terlebih dahulu karena sudah agak lama tidak menulis artikel karena sedang menyibukkan diri. WKWK.

Lanjut ke pembahasan mengenai pemrograman golang, kali ini saya ingin memberikan tutorial mengenai cara membuat dan menggunakan HTTP Server pada pemrograman golang. Tujuannya sudah jelas yaitu agar source code kita bisa tampil dan di jalankan di halaman browser kita.

Golang mempunyai web server sendiri, biasanya di sebut dengan sebutan HTTP server. Jadi ketika menggunakan HTTP Server kita tidak perlu menginstall web server lagi. Kita bebas menentukan IP dan PORT seperti yang kita mau. Namun hal ini tidak semua port bisa berjalan karena ketika di deploy secara live harus menyesuaikan port yang ada.

Perlu diketahui Standart Port web yaitu :80 sedangkan IP 0.0.0.0. Semua Hal yang berhubungan dengan HTTP harus menggunakan paket yang namanya http/net yang di miliki oleh golang. Paket http/net ini mempunyai bantak sekali kegunaan, tentunya yang berhubungan dengan HTTP Request.

Implementasi HTTP Server pada Golang

Penjelasan Kode :

Kode di atas terdiri atas 2 URL/EndPoint/Link yaitu “/” dan “/about”. Pada url “/” berisi tulisan “Selamat Datand Di website saya gan!” dan di about berisi “ini halaman about”. Agar URL bisa di akses kita berikan perintah HandleFunc. Dan untuk agar server HTTP GO dapat berjalan dengan menggunakan kode http.ListenAndServe(“:80”, nil).

Sekarang untuk mencoba silahkan akses URL 127.0.0.1:80 di brower anda. Maka akan terlihat jelas isi konten dari yang kita defiiniskan di kode program kita.

Selain itu untuk memanggil file assets, file assets biasanya berisi dengan file CSS dan JS. Pada pemrograman GOlang kita tidak boleh langsung memanggil filenya langsung, namun harus di daftarkan dulu di http/net pada golang agar dapat di panggil.

Implementasi Static Assets pada Golang

Penjelasan Kode:

Asumsikan kita mempunyai folder dengan nama assets pada root directory projek. Nah kode di atas gunanya untuk memanggil Path Folder assets. Di tandai dengan FileServer untuk menandakan bahwa assets yang di panggil berupa file. Bukan hanya CSS dan JS aja di static assets juga dapat memanggil file gambar.

Untuk mencobanya silahkan akses dengan end point /assets/

admin
Leave a Reply