Belajar Golang #12 : Memahami Array pada Golang

Memahami Array pada Basaha Program Golang – Pernah tidak bertanya mengenai sebuah halaman website yang terdapat banyak bentuk postingan ? Nah itu lah salah satu contoh dari array.

Memahami Array pada Golang

Array bisa digunakan walaupun hanya memiliki data tunggal, terkadang ada sebuah studi kasus yang mengharuskan data di isi secara berkala dari kecil sampai dengan besar.

Sudah ada gambaran tentang apa itu array ?

yuk kita simak apa itu array dalam pemrograman.

Apa itu Array ?

Array adalah kumpulan data yang di simpan dalam suatu variable dengan nilai yang sudah di tetapkan.

Dalam bahasa program golang array harus menggunakan tipe data yang sama, apabila data yang ada di dalam array terdapat string maka data element array lainnya juga menggunakan tipe data string.

Array menggunakan sebuah label pengindekan. Dan perlu di perhatikan array di mulai dari data ke 0.

“Didik Prabowo”“Wahyudi”“Irawan”
0 1 2

Kotak balok di atas merupakan sebuah bentuk array secara konseptual. Contoh di atas pada string “Didik Prabowo” terdapat pada element ke 0 dalam array.

Di semua bahasa pemrograman pasti memiliki fungsi array, di karenakan fungsi array sangat erat kaitannya dengan suatu data.

Cara Membuat Array di bahasa Golang

Hampir di semua bahasa pemrograman array di tandai dengan lambang siku […].

Di golang untuk membuat variable array harus menentukan jumlah array yang akan digunakan. Namun juga dapat memasukan suatu fungsi dimana tidak perlu terdapat jumlah array dengan syarat harus memasukan nilai awalnya.

Contohnya :

Atau :

Jika tidak ingin menentukann jumlahnya element array dapat di tuliskan dengan kode :

Tanda titik tiga(…) artinya dapat menampung berapapun jumlah element yang ada di array. Perlu di ketahu jika kita menggunakan […] maka element di dalam nya harus juga di isi.

Lalu bagaimana cara mengisi elemen di dalama array ?

Berikut ini cara mengisi element array di golang.

Angka 0 dan 1 artinya index element array. 0 menunjukkan bahwa string “Didik Prabowo” terdapat pada indek 0.

Berikut ini contoh kode lengkap cara membuat array di golang.

Apakah kode di atas jika di jalankan menghasilkan sesuatu ?

Jawabnya adalah tidak, kerana kita belum mencetak nilai array yang telah kita definisikan di dalam suatu variable array.

Menampilkan Isi Array

Ada 2 cara menampilkan array. Yang pertama dapat mencetak pada index array tertantu dan yang kedua dapat menggunakan perulangan. Oh ya, materi mengenai perulangan sudah saya bahas ya, jadi pada tutorial kali ini saya anggap anda sudah mengerti mengenai perulangan di dalam bahasa program golang.

Berikut ini contoh mencetak nilai array berdasarkan index.

Hasilnya :

Belajar Golang #12 : Memahami Array pada Golang

Cara di atas sudah berhasil menampilkan data yang kita definisikan di awal.

Pertanyaannya adalah Ketika datanya banyak akan menuliskan data satu per satu ?

Jawabnya tidak mungkin, maka dari itu seperti yang saya sebutkan di atas solusinya menggunakan sebuah perulangan.

Mencetak Isi Data Array dengan perulangan For…

Langsung saja berikut ini cara menampilkan data array menggunakan sebuah perungan for … range …

Perulangan di atas menggunakan perulangan for…range…

Bagaimana jika dengan for bisa dimana kita menentukan panjang seubah perulangan.

Berikut ini kode menampilkan data dengan for

Hasilnya kurang lebih sama dengan mencetak data satu persatu.

Dengan menggunakan perulangan maka kode yang kita tuliskan lebih sedikit dan efektif.

Hasilnya :

Belajar Golang #12 : Memahami Array pada Golang

Mengapus Isi Array

Sebenarnya fungsi untuk mengapus array tidak ada, namun kita dapat menggunakan sebuah fungsi lain untuk menghapus isi aray.

Cara yaitu dengan mengurangi jumlah array setelah mengisi array.

Langsung saja kita praktikan.

Hasilnya :

Belajar Golang #12 : Memahami Array pada Golang

Pada gambar di atas array ke 4 sudah tidak ditampilkan, karena index array ke 4 telah di hapus ditandai dengan kode -1.

Array Multi Dimensi

Jika tutorial sebebelumnya hanya menggunakan array single dimensi artinya hanya menampung satu item per element.

Nah, pada array multi dimensi dapat menggunakan dimensi lebih dari satu.

Format penulisan multi dimensi yaitu

ukuran1 menujukkan total array, sedangkan ukuran2 menunjukan jumlah data di dalam array ukuran1.

Contohnya :

Hasilnya :

Belajar Golang #12 : Memahami Array pada Golang

Perhatikan kode dan gambar di atas, dimensi pertama kita atur dengan angka 5, artinya terdapat jumlah element array sejumlah 5 dan jumlah nilai di dalam element array pertaman yaitu 2.

Baca Juga…

Bingung Untuk memulai belajar pemrograman web ?

Baca Daftar Isi Belajar Pemrograman Website.

One comment

  1. […] Belajar Golang #12 : Memahami Array pada Golang […]

Leave a Reply