Apa yang baru di Laravel 6 ?

Apa yang baru di Laravel 6 – Halo semuanya selamat datang di kodingin : tempat belajar pemrograman web secara online. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai fitur terbaru dari laravel 6 ?

Anda sudah tahu bukan bahwa laravel 6 telah rilis ?

Laravel 6 rilis tepatnya pada tanggal 3 september 2019 dengan veris Long Term Support atau biasa di sebut LTS. Laravel 6 melanjutkan versi laravel sebelumnya yaitu 5.8.

Selain itu laravel 6 juga mendukung perbaikan bug 3 september tahun 2021 dan Memperbaiki keamanan pada 3 september 2022.

Semakin keren aja nih laravel.

Ngomong-ngomong jika di lihat urutan versioning nya muncul pertanyaan, kenapa tidak ada laravel versi 5.9 ?

Jawabnya, untuk membuat versioning pada standart sebuah aplikasi terdapat 3 point yaitu :

  • Major Version, Perubahan pada core API.
  • Minor Version, Menambah fungsi baru.
  • Patches, Perbaikan bugs / kesalahan.

Sebagai contoh dengan versi sebelumnya yaitu 5.8.0. Artinya Major versi 5, Minor versi 8 dan Patches versi 0.

Berdasarkan standart semantic version alasan laravel 5.9 tidak ada karena perubahant bukan terdapat pada perubahan minor melainkan major dimana perubahan terjadi pada core API nya.

Sekarang mari kita lihat fitur apa aja yang baru di Laravel 6.

Fitur baru di Laravel 6

Ada beberapa fitur menarik yang di sajikan oleh laravel 6, berikut ini fitur baru di laravel 6.

Semantic Versioning

Mulai saat ini laravel mengikuti standart versioning yang di buat oleh Creative Commons – CC BY 3.0 mengenai penggunaan dan cara membuat standart versi pada suatu aplikasi.

Sehingga jika ada perubahan lagi akan mengikuri semantic version.

Kompatibel dengan Laravel Vapor 

Perlu di ketahui bahwa laravel vapor juga di buat oleh Taylor Otwell. Laravel 6 memberikan kompatibel pada laravel vapor dimana dapat melakukan auto scale serverless pada sebuah aplikasi website.

Laravel vapor kompatibel dengan AWS lamda dan menghubungkan antar aplikasi seperti SQS, databases, Redis clusters, networks, CloudFront CDN dan lainnya. Sehingga sudah tidak rumit lagi mengeola di AWS lamda.

Informasi kesalahan dengan Ignition

Laravel 6 menyajikan halaman error / kesalaham via ignition. Ignition mendukung informasi kesalahan mengenai tampilan proses debugging exception dan stack trace yang lebih informatif.

Apa yang baru di Laravel 6 ?
Apa yang baru di Laravel 6 ?

Tampilan error yang di di tampilkan via ignition menampilkan informasi kesalahan yang lebih rinci. Jika di lihat dari keindahan, maka ignition menari sekali dan membuat kita mudah menemukan kesalahan pada kode program.

Kesalahan / error meliputi :

  • Stack trace, Menampilkan kesalahan dengan menujukkan sebuah kode yang error.
  • Request, Menampilkan method dan route yang di akses dan request lainnya, seperti header, body, cookies dan lainnya.
  • App, Menampilkan error yang terkait, seperti nama controller, routing , middleware dan views.
  • User, Menampilkan informasi user data.
  • Context, Menampilkan Environment information.
  • Debug, Menampilkan hasil debug.

Selain itu hasil error juga dapat di bagikan.

Penambahan Gate Inspect

Di versi laravel sebelumnya lumayan sulit untuk melihat kesalahan terhadap pengguna. Jadi Gate inspect adalah fitur terbaru di laravel 6 yang berguna untuk mengatur otorisasi terhadap pengguna untuk melakukan sebuah aksi.

Tujuan adanya fitur gate inspect yaitu untuk menyimpan sebuah kesalahan / error ke dalam gate.

Job Middleware

Jika di laravel sebelumnya middleware hanya untuk di gunakan sebagai batasan routing maupun controller. Kali ini middleware dapat digunakan pada sebuah queue / antrian terhadap data.

Biasanya queue di lakukan menggunakan databases yang tersimpan di RAM seperti redis. Dengan menggunakan queue di sertai dengan middleware saya rasa fitur ini layak untuk di coba. Job Queue dapat melakukan antrian data dimana mana data yang layak di kirim dan tidak menggunakan job middleware.

Dokumentasi lengkap nya di https://laravel.com/docs/6.x/queues#job-middleware.

Lazy Collections

Para developers website sebelumnya banyak mengimplemetasikan fitur collection di laravel. Saya rasa fitur ini lumayan bagus. Namun kini di laravel 6 mengembangkan fitur collection dengan lazy collection dimana mengimplementasikan PHP generator. Di mana tujuannya mengiterasikan array tanpa menggunakan foreach agar lebih hemat memakan memori.

Eloquent Subquery Enhancement

Fitur Elequent Sub Query lebih untuk kebutuhan menampilkan data (SELECT) diaman dengan menggunakan Sub Query menggunakan clausa where dapat menggunakan pemanggilan Query elequent dengan data yang di inginkan.

Sebagai contoh terdapat tabel dengan nama post yang memiliki filed id dan nama dan tabel post_access yang dengan field nama. Kita dapat melakukan query SELECT pada tabel post namun mengacu (clausa where) dengan tabel post_access pada field nama.

Fitur ini di impelemtasikan oleh Jonathan Reinink.

Anyway, sudah lumayan banyak kan fitur baru ? mau lagi ? yuk kita lanjutkan.

Laravel UI

Masih ingat sebelumnya bahwa laravel juga mendukung vue js dimana dengan cara mengetikkan npm install sudah terbuat struktur untuk melakukan koding vue js.

Nah pada laravel 6 ini berbeda, scaffolding tersebut tidak di install ketika kita melakukan instalasi laravel. Laravel UI bukan hanya di dukung vue namun juga web framework CSS yaitu bootstrap.

Laravel UI Dapat digunakan ketika ingin menambahkan saja, cara seperti menambahkan package biasanya yaitu :

Selain itu juga dapat melakukan pembuatan scaffolding untuk membuat auth dengan perintah :

Cukup menarik bukan ?

Oh ya, UI di atas kepanjangan dari user interface.

String dan Array Helper di hapus dari package bawaan

Laravel 6 menghapus fitur all str_ and array_ helpers. Namun kita dapat masih dapat menggunakan fitur string dan array helpers dengan meninstallnya. Cara menginstall nya mudah saja, hanya mengetikkan perintah di bawah ini di terminal.

Setelah package di install kita dapat menggunakan dengan menambahkan class tersebut dimana harus di letakkan di namespace, berikut ini kodenya :

Mudah sekali bukan. Maka dari itu dengan package tidak di install langsung ketika menginstall projek laravel akan mengurangi beban loading dan penyimpanan terhadap memori.

Membuang fitur Carbon versi 1

Sudah di ketahui semua bahwa carbon digunakan untuk menangani sebuah waktu / date. Di laravel 6 untuk menggunakan fitur carbon harus versi 2 atau di atasnya.

Untuk meninstall nya mudah saja, dengan mengetikkan perintah :

Perintah di atas menghasilkan versi carbon yang paling baru tentunya.

Deklarasi Tipe Data Primary Key

Secara default tipe data pada primary key laravel yaitu integer. Sekarang di laravel 6 dapat menggunakan / mengganti dengan tipe data pada primary key lainnya. Contohnya string, berikut ini contohnya menambahkan di model laravel :

Hal ini di lakukan ketika membutuhkan nya ya.

Kesimpulan…

Fitur terbaru dari laravel 6 secara garis besar dan saya anggap penting yang saya jelaskan di atas, namun sebenarnya masih banyak laagi fitur terbaru pada laravel 6. Anda dapat melihatnya di dokumentasi laravel resminya yaitu https://laravel.com/docs/6.x/upgrade.

Sekian artikel mengenai fitur baru pada laravel 6. Semoga bermanfaat.

Baca Juga Informasi terkait laravel :

Leave a Reply